Turnamen MLBB Berkembang Pesat dan Mengglobal, Ekosistem Terlihat Lebih Positif Kedepan

post-title

Suksesnya MPL dan MPLI bisa jadi salah satu barometer untuk mengukur perkembangan MLBB di ekosistem esports.

Mobile Legends: Bang Bang Esports semakin berkembang. Hal ini dapat terlihat dari turnamen internasional yang diselenggarakan dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai contoh, ada MPL Invitational yang baru saja selesai dilaksanakan dengan tim RSG Philippines yang menjadi juara usai mengalahkan Echo di babak final dengan skor 3-1 lewat pertarungan berjalan cukup sengit.

Turnamen yang diselenggarakan pada 15-19 November ini diikuti oleh 16 tim internasional dari Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Kamboja, Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), Amerika Serikat, serta tim China.

Jika melihat ke belakang saat turnamen ini kali pertama diselenggarakan pada 2020 hingga musim keempatnya di tahun silam, tim-tim MLBB yang bertanding hanya berasal dari tiga negara di luar Indonesia yaitu, Malaysia, Singapura, dan Myanmar. Perbandingan prizepool dari musim pertama pun terbilang cukup jauh yang saat itu berada di angka USD 35 ribu, sementara MPLI 2023 mencapai USD 100 ribu.

DSC01626
 

Sama halnya dengan MPLI, turnamen besutan Moonton yaitu Mobile Legends: Bang Bang Southeast Asia Cup (MSC) juga mencerminkan perkembangan positif turnamen internasional MLBB Esports. Di awal MSC kali pertama digelar pada 2017, para professional player (proplayer) yang bertanding hanya mewakili lima negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Di MSC 2018, Vietnam lewat tim Fantasy Main dan Myanmar melalui Burmese Ghouls turut menambah riuh turnamen yang dimenangkan oleh tim asal Filipina itu, Aether Main.

Seiring berjalannya waktu, MSC semakin berkembang menjadi turnamen yang tak hanya diikuti oleh tim-tim dari Asia Tenggara. Di 2023, MSC menjadi turnamen dengan skala global yang melibatkan proplayer MLBB mulai dari Timur Tengah dan Afrika Utara, Turki, Amerika Serikat, hingga Korea Selatan.
Bergabungnya regional seperti NA, MENA, dan juga Turki ke MSC dilakukan demi meningkatkan kompetisi di regional tersebut dan memberikan mereka peluang buat berkompetisi di ajang internasional.

Di turnamen MLBB Esports internasional selanjutnya, Kejuaraan Dunia M5 yang diselenggarakan pada hari ini 23 November hingga 17 Desember mendatang, ada setidaknya 23 negara yang diwakili oleh proplayer terbaik dari Tanah Airnya, termasuk di antaranya Norwegia, Peru, Kazakhstan, Jordan, Jerman, Mongolia, Nepal, Argentina, China, Arab Saudi, dan Malaysia. Sebanyak 16 tim akan memperebutkan gelar tim MLBB terbaik di dunia dan juga prizepool senilai USD 900 ribu atau senilai Rp 14 miliar. Nantikan kejutan selanjutnya yang akan diberikan oleh MLBB Esports!

Adithya Dewangga

Adithya is a writer, editor, and journalist that started his journey in esports industry media in 2019. A big fan of Souls Games, JRPG, and FGC, Adithya also dive deep into the keyboard and fightstick hobby rabbit hole.

icon Subscribe

to Our Newsletter